1,702 total views,  2 views today

Kegiatan Komponen 4 diarahkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan proyek yang dikoordinasikan oleh Project Management Office (PMO). Kegiatan dari Komponen 4 ini juga mengacu pada IRI Komponen yaitu: 1) Implementasi proyek dan laporan monitoring (termasuk juga laporan keuangan); 2) Terbentuknya database pemantauan, serta pemutakhiran dari informasi yang tercantum di website RISETPro. Untuk menjawab IRI 1, Komponen 4 telah dibuktikan dengan adanya laporan keuangan yang selalu diaudit. Untuk menjawab IRI 2, Komponen 4 telah dibuktikan dengan adanya pemantauan proses studi yang dilakukan secara online (www.studirisetpro.ristekbrin.go.id), meliputi laporan studi, proses perpanjangan, upload dokumen terkait. Kemudian, proses seleksi program non gelar sudah dilakukan secara online sejak tahun 2017. Selain itu, database Alumni RISET-Pro sudah terbentuk dengan hasil alumni Riset-Pro sudah dipublikasikan di website RISET-Pro. Kegiatan dan Luaran Kegiatan seluruh komponen RISET-Pro juga sudah dipublikasikan di website RISET-Pro tersebut.

Komponen 4 Manajemen Proyek mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Project Management Office (PMO). Komponen ini terdiri dari lima kategori kegiatan, yaitu:

  1. Project Coordination (Koordinasi Proyek): mendukung koordinasi program dari sisi staf dan bantuan teknis untuk mengelola proyek, memastikan aliran dana dilaksanakan tepat waktu dan sesuai prosedur. Penguatan koordinasi dilakukan melalui pelaksanaan workshop secara regular sebagai forum untuk membahas progres pelaksanaan, kendala/tantangan yang dihadapi dan solusi yang disepakati bersama.
  2. Project Monitoring and Evaluation (Pemantauan dan Evaluasi Proyek): menyediakan bantuan teknis yang diperlukan dalam hal pemantauan dan evaluasi proyek. Konsultan yang memberikan bantuan teknis wajib memberikan hasil penilaian terhadap pencapaian indikator kunci kepada PMO/Sekretariat PMO, dan selanjutnya di upload di website RISTEK untuk menjamin transparansi.
  3. Memperkuat fungsi dan peran Sekretariat PMO dengan memberikan pelatihan dalam bidang pengadaan dan project management, termasuk merekrut Procurement Specialist dan Financial Management Specialist untuk membantu dalam proses pengadaan dan tata kelola keuangan dari mulai penganggaran sampai dengan pertanggung jawaban, serta tindak lanjut audit sesuai yang dibutuhkan.
  4. Mengelola kegiatan supervisi ataupun pertemuan berkala dengan Project Technical dan Steering Committee guna mendapatkan arahan kebijakan, dan penyelesaian bila ada permasalahan yang timbul dan membutuhkan persetujuan dari Technical Committee dan Steering Committee.
  5. Incremental Operations Cost (Tambahan Biaya Operasional): menyediakan tambahan biaya operasional yang dibutuhkan oleh PMO/Sekretariat PMO untuk melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan program.

Serapan Anggaran RISET-Pro Per November 2021 sejak awal proyek (tahun 2013) adalah:

Adapun capaian kinerja komponen 4 sampai dengan tahun 2020 adalah sebagai berikut:

Dalam aspek program manajemen, capaian yang dilakukan adalah pengadaan konsultan advisor untuk seluruh komponen 1 dan 2. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain: Seleksi peserta program non gelar RISET-Pro, FGD, Persiapan pelaksanaan program non gelar, penyiapan sistem aplikasi program gelar RISET-Pro dan integrasi pencairan dana beasiswa, monitoring bulanan pengembangan aplikasi program gelar dan non gelar RISET-Pro, Simulasi uji coba aplikasi program gelar RISET-Pro, Evaluasi dampak alumni program gelar dan non gelar RISET-Pro, Simposium yang diadakan secara tahunan pada tahun 2018-2020. Untuk aspek Quality assurance, capaian yang dihasilkan yaitu:

  1. Telah dihasilkan draf Pra-MTR yang akan digunakan sebagai dasat MTR 2016 dan sebagai rujukan penyusunan proposal restrukturisasi;
  2. Re-entry program sudah dimasukkan dalam dokumen draf Human Capital Development Plan (HCDP) oleh masing-masing LPNK.